Puluhan Makam Kuno Muncul Usai Air Waduk di Wonogiri Surut

SOERATKABAR.COM, Wonogiri – Puluhan makan kuno muncul di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng). Hal ini disebabkan air waduk yang mulai surut pada musim kemarau.

“Udah beberapa hari ini kelihatan, karena airnya surut. Tapi ini belum terlihat semua, baru sebagian aja, masih banyak yang di dalam air,” kata warga Kelurahan Wuryantoro, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Karni dilansir detikjateng, Rabu (9/9/2026).

Pantauan detikJateng, puluhan makam sudah terlihat jelas dan sebagian lainnya masih berada di dalam air. Makam-makam itu tampak terbuat dari semacam batu kapur. Sejumlah makam tampak masih utuh, dan sebagian lainnya sudah terkikis. Terdapat ukiran tulisan pada beberapa makam, namun sudah sulit terbaca.

Menurut Camat Wuryantoro, Soemardjono Fadjari, kemunculan makam-makam kuno di Waduk Gajah Mungkur merupakan fenomena tahunan saat musim kemarau. “Setiap kemarau biasanya makam-makam itu mulai terlihat. Tapi ini baru sebagian, karena airnya masih cukup tinggi,” kata Soemardjono.

Dia mengatakan, biasanya makam-makam kuno itu sudah mulai terlihat sejak Agustus. Namun pada kemarau tahun ini baru terlihat pada September.

Untuk diketahui, pembangunan Waduk Gajah Mungkur ini menenggelamkan sebanyak 51 desa yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Wonogiri. Lokasi makam-makam kuno yang terlihat saat ini dulunya merupakan tempat permakaman umum. (dtk)

Exit mobile version