SOERATKABAR.COM, Jakarta – Aksi kejar-kejaran dua mobil Innova Vs Livina di Tol Kemayoran, tepatnya akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sempat membuat warga heboh. Sebab, selain kejar-kejaran kedua mobil itu juga saling menyenggol.
Dirangkum detikcom, Rabu (8/4), aksi ini beredar di media sosial. Dalam video itu terlihat Nissan Livina berkelir hitam dan Innova berkelir silver saling kejar di ruas jalan. Mereka saling salip hingga terjadi senggolan.
Tampak mobil Livina berulang kali hendak menyusul, tapi dihalangi mobil Innova. Keduanya lalu berhenti di tengah ruas jalan. Pengguna Innova turun dan berusaha mencabut kunci mobil Livina. Peristiwa itu membuat lalu lintas pengguna jalan lain terhambat.
“Livina dihantem ku (sama) Innova tuh. Teuing tadina naon permasalahan (nggak tau apa permasalahannya), kurang tau. Hampir tadi terpental ke seberang,” kata perekam video.
Penjelasan Polisi
Saat itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan pihaknya sudah menelusuri informasi viral tersebut. Polisi juga sudah mencari tahu pemilik kendaraan berdasarkan pelat nomor yang terpasang.
“Kendaraan B-1856-URB jenis Innova silver, tahun 2013 atas nama Koeniwati Soetirna dengan hasil bahwa keterangan atas nama Koeniwati Soetirna mobil tersebut benar pernah dimilikinya. Namun sejak bulan Oktober tahun 2025 telah dijual dan tukar tambah dengan kendaraan lain, dan sekarang tidak mengetahui siapa yang memilikinya,” kata Ojo saat dihubungi, Minggu (5/4).
Pihak kepolisian juga sudah menelusuri pemilik kendaraan Nissan Livina tersebut. Namun, kata Ojo, diduga pemilik asli kendaraan sudah meninggal.
“Kendaraan B-1896-POA jenis Nissan Livina warna hitam, tahun 2011 atas nama Joshua Widjaya dengan hasil kami identifikasi tidak keluar profilnya. Diprediksi orangnya sudah almarhum,” ujarnya.
Duduk Perkara
Setelah dilakukan penelusuran, akhirnya diketahui mobil Grand Livina dikendarai oleh seorang pria bernama Mishael Widjaja. Menurut keterangan Mishael, saat itu dirinya baru pulang ibadah di wilayah BSD Serpong Tangerang Selatan dan melintas di Tol Wiyoto Wiyono pada Jumat (3/4).
“Tepatnya sebelum keluaran Pluit, sekitar pukul 14.30 WIB, Saudara Mishael Widjaja ingin pindah lajur 1 ke lajur 2. Di mana saat itu posisi lajur 2 berada di antara dua kendaraan, kendaraan 1 di depannya Toyota Innova warna silver nopol B-1856-URB dan kendaraan 2 di belakangnya Toyota Innova warna abu-abu nopol B-1188-IP,” jelas Ojo kepada wartawan, Rabu (8/4).
Saat Mishael Widjaja ingin bergeser, Toyota Innova dengan nomor polisi B-1188-IP mengklakson panjang. Hingga akhirnya, Mishael pun tidak jadi pindah jalur.
Di saat yang bersamaan, kendaraan 1 di depannya, yakni Toyota Innova warna silver bernomor polisi B-1856-URB, memepet mobil yang dikemudikan Mishael. Toyota Innova warna silver tersebut secara terus-menerus tanpa memberi tanda untuk menepi memepet mobil Mishael hingga membuatnya takut.
“Saudara Mishael Widjaja takut dan menancapkan gasnya, namun tetap saja kendaraan 1 B-1856-URB mengejar sambil memepet,” kata Ojo.
Ketika kendaraan Mishael mendekati pintu keluar Tol Kemayoran, mobil Mishael diberhentikan secara paksa oleh pengemudi Innova berwarna silver. Pengemudi tersebut pun turun dari mobilnya dan langsung ingin mengambil kunci mobil Mishael.
“Turun satu orang laki-laki ingin merampas kunci dan berbicara kotor ke Saudara Mishael Widjaja. Tidak lama turun dua orang laki-laki dan perempuan dari kendaraan 2, B-1188-IP, menghampiri Saudara Mishael Widjaja, juga untuk yang laki-laki memperhatikan saja, dan yang perempuan sempat melerai dengan ucapan pengendara satu,” tutur Ojo.
Setelah itu, pengemudi Toyota Innova berwarna silver meminta ganti rugi sebesar Rp 2 juta. Mishael sempat menawar Rp 1 juta tapi tak diindahkan.
“Setelah kurang lebih lima menit argumen pengendara satu meminta tuntutan untuk mengganti hasil lecet kendaraannya sebesar Rp 2 juta, namun dilakukan nego Rp 1 juta, namun tetap meminta Rp 2 juta,” ungkap Ojo.
“Sehingga Saudara Mishael Widjaja menurutinya dengan mentransfer Rp 2 juta ke rekening bank atas nama Stephen setelah itu dilanjutkan kan perjalanan kembali masing-masing,” imbuhnya.
Pengemudi Innova Mau Diperkarakan
Mishael pun berencana melaporkan pengemudi Toyota Kijang Innova itu. Alasan Mishael mau melaporkan si pengemudi Innova itu atas dugaan perusakan mobil dan pemerasan yang dialami.
“Rencana Saudara Mishael Widjaja akan memperkarakan pengendara Toyota Innova warna silver nopol B-1856-URB dengan bukti yang dibawa visum, perusakan kendaraan, dan pemerasan bukti transfer,” jelas Ojo.
Namun Ojo mengatakan pihaknya masih mencari pengemudi mobil Innova berkelir silver tersebut. Nantinya pengemudi Innova itu akan dimintai klarifikasi lebih dulu tentang insiden yang dialami.
“Kami masih melakukan pencarian terhadap kendaraan B-1856-URB dan B-1188-IP untuk dimintai klarifikasi,” terang Ojo. (dtk)













