SOERATKABAR.COM, Tanjungpinang – Jasa Raharja Tanjungpinang berkolaborasi dengan Unit Kamsel Satlantas Polresta Tanjungpinang kembali menggelar kegiatan sosialisasi Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin-Rabu, 20-22 Juli 2026. Beberapa sekolah yang dilakukan sosialisasi diantaranya SMK Negeri 1 Tanjungpinang, SMK Negeri 4 Tanjungpinang, SMK Negeri 5 Tanjungpinang dan Sekolah Islam De Green Camp Tanjungpinang.
Kegiatan diselenggarakan secara serius dan santai dengan mengedepankan himbauan terkait kepatuhan berkendara dan berlalu lintas. Dijelaskan oleh Penanggung Jawab Pelayanan Jasa Raharja Tanjungpinang, Indra Wijaya, momentum MPLS dimanfaatkan untuk penguatan kesadaran siswa-siswi.
“Kami rasa momentumnya juga cukup pas dengan adanya MPLS, mengingat siswa-siswi baru nantinya juga menginjak cukup umur untuk berkendara, jadi harus disiapkan dengan sebaik mungkin agar bisa jadi pelopor keselamatan di jalan,” jelas Indra.
Dalam sosialisasi yang diberikan oleh Jasa Raharja, perhatian utama pada usia 15-19 tahun juga dikarenakan selama tahun 2026 (Januari s.d. Juni) Jasa Raharja menyerahkan santunan sebesar 1,68 miliar rupiah, dimana 40% diantaranya merupakan santunan korban meninggal dunia. Selain itu juga fatalitas korban kecelakaan terbilang tinggi diakibatkan dari korban yang tidak mengenakan helm dan berkendara secara kebut-kebutan.
Dari Unit Kamsel Satlantas Polresta Tanjungpinang juga menyampaikan materi mengenai aturan dasar berlalu lintas, pentingnya disiplin berkendara, penggunaan helm SNI, dan etika berkendara yang baik di jalan raya. Kasubnit 1 Kamsel Satlantas Polresta Tanjungpinang, Aiptu Zulkifli Zainal, mengatakan bahwa Police Goes to School sudah menjadi agenda tahunan dari Satlantas.
“Memang kami sudah rutin agenda untuk sosialisasi di MPLS, bahkan di Sekolah De Green Camp sudah empat tahun berturut-turut. Harapannya lewat program Police Goes to School siswa-siswi bisa mematuhi aturan lalu lintas, jangan berkendara kalau memang belum memenuhi persyaratan, juga mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” jelas Aiptu Zulkifli.
PPKL ini sejalan dengan program pencegahan dan penanggulangan kecelakaan dari Jasa Raharja dan juga program Keamanan dan Keselamatan oleh Satlantas Polresta Tanjungpinang yang telah digelar secara rutin di sejumlah sekolah di Kota Tanjungpinang. Diharapkan melalui program ini dapat meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas dan meminimalisir korban kecelakaan usia pelajar. (*)













