SOERATKABAR.COM, Batam – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan dan koordinasi bersama Tim Konsultan Pengendalian Internal dan Satuan Pengawasan Intern (SPI) di Ruang Rapat RS Awal Bros Batam, Rabu (14/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan berjalan lebih cepat, tepat, terintegrasi, dan berkualitas. Pembahasan meliputi percepatan penjaminan biaya perawatan, penyelesaian administrasi dan pembayaran tagihan rumah sakit, pemanfaatan aplikasi JRCare, serta penguatan penerapan standardisasi medis DC-FKMN-JR Tahun 2025/2026.
Transformasi digital menjadi salah satu fokus dalam koordinasi tersebut. Melalui pemanfaatan aplikasi JRCare, Jasa Raharja mendorong proses administrasi dan pengelolaan dokumen pelayanan agar lebih efektif, transparan, dan terintegrasi sehingga penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan dapat berjalan optimal.
Pihak Keuangan dan Penjaminan RS Awal Bros Batam, Yeni Oktafia, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan Jasa Raharja dalam mendukung pelayanan kepada korban kecelakaan.
“Kami mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin dengan Jasa Raharja, khususnya dalam mendukung pelayanan kepada korban kecelakaan. Kami berharap koordinasi yang semakin baik dapat membantu mempercepat proses penjaminan, administrasi, hingga penyelesaian pembayaran tagihan rumah sakit,” ujar Yeni.
Ia menambahkan, komunikasi yang efektif serta dukungan sistem digital seperti JRCare diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pelayanan sekaligus memberikan kepastian bagi rumah sakit maupun korban kecelakaan.
Sementara itu, perwakilan Tim Konsultan Pengendalian Internal, Antariksa, menekankan pentingnya penguatan proses bisnis dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan mutu pelayanan tanpa mengabaikan aspek pengendalian internal.
“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang muncul dalam proses pelayanan. Kita ingin memastikan bahwa proses penjaminan, administrasi, dan pembayaran dapat berjalan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas pengendalian,” ungkap Antariksa.
Menurutnya, pemanfaatan JRCare menjadi bagian penting dalam mendukung proses pelayanan yang lebih cepat, terdokumentasi, dan terintegrasi.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kepulauan Riau, Rikka Inri Dalosa, mengatakan koordinasi dengan rumah sakit mitra merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat saat mengalami kecelakaan lalu lintas.
“Jasa Raharja terus mendorong penguatan kolaborasi dengan rumah sakit dan berbagai pemangku kepentingan agar pelayanan kepada korban kecelakaan dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan terintegrasi. Pemanfaatan teknologi digital serta penguatan standardisasi medis menjadi bagian penting untuk mendukung proses pelayanan yang semakin efektif dan berkualitas,” kata Rikka.
Melalui koordinasi tersebut, Jasa Raharja berharap sinergi dengan RS Awal Bros Batam semakin kuat, terutama dalam mempercepat penjaminan biaya perawatan, menyederhanakan proses administrasi, serta meningkatkan efektivitas pembayaran tagihan rumah sakit.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan korban kecelakaan dan masyarakat, melalui kolaborasi berkelanjutan dengan rumah sakit serta para pemangku kepentingan di wilayah Kepulauan Riau. (*)













