Polri Berkomitmen Menyerap Pembelanjaan Produk Dalam Negeri

Jakarta: Institusi Polri berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam hal penggunaan produk dalam negeri. Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, mengatakan target minimal pada pengadaan barang dan jasa Polri mencapai 40%.
 
“Sesuai arahan Pak Luhut (Menko Marvest) dan juga Pak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) menekankan kami, khususnya jajaran Slog Polri harus terus mengawal kebijakan pemerintah terkait Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN),” kata Gatot dalam keterangan pers, Kamis, 6 Oktober 2022.
 

Gatot menjelaskan komitmen Polri untuk terus melaksanakan pembelanjaan dalam negeri dengan bekerjasama pada pelaku industri dalam negeri, sebagai upaya menumbuhkan ekonomi Indonesia.
 
“Pemulihan ekonomi, yang salah satu strateginya adalah meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Kita terus jalankan itu,” jelas Gatot.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Senada, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, juga akan mendorong percepatan belanja produk dalam negeri melalui kerjasama dengan sejumlah pihak terkait, terutama bekerjasama dengan Kepolisian, dan BUMN. Harapannya percepatan belanja produk dalam negeri tahun 2022/2023 dapat tercapai, salah satunya dengan terus menjalankan program Bangga Buatan Indonesia.
 
“Saya mengapresiasi Kepolisian yang menjadi penyerap produk buatan dalam negeri terbesar, atau hingga 70 persen. Melebihi lembaga negara lainnya,” kata Agus.
 

(DEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *