Curhat Juliana Moechtar Sempat Ditolak Ibu Mertua Sebelum Dinikahi Tentara

Jakarta: Juliana Moechtar bercerita soal awal mula perkenalan dirinya dengan sang suami Letkol Inf Nur Wahyudi. Dalam curhatnya, Juliana Moechtar mengaku dirinya sempat ditolak oleh ibu mertua.
 
Seperti yang diketahui, Juliana Moechtar merupakan istri dari mendiang Herman Sikumbang, gitaris Seventeen yang meninggal pada Desember 2018.
 
“Banyak orang nggak tahu, proses hubungan saya dan suami sebenarnya sangat berat,” ungkap wanita yang akrab disapa Ully, dikutip dari HaiBunda.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Juliana Moechtar menyebutkan perkenalan dirinya dengan suami dikenalkan teman dekatnya dari kalangan tentara.
 
Sayangnya, perjodohan itu justru tak direstui oleh sang ibu mertua karena Letkol Inf Nur Wahyudi yang belum lama ini menjadi single parents setelah ditinggal mendiang istrinya pada 2021 silam.
 
“Saya mengundurkan diri. Saya bilang ke suami, mungkin kita memang belum jodohnya,” imbuhnya.
 
Juliana Moechtar mulai menjauh dan fokus kepada proses hijrah dan anak-anaknya. Ia pun meluangkan waktu untuk berlibur bersama anak-anak.
 
Sepulang berlibur, komunikasinya dengan Letkol Inf Nur Wahyudi terjalin kembali. Juliana menyebut mereka saling bertukar kabar dan bercerita tentang mimpi Letkol Inf Nur Wahyudi yang bermimpi Juliana Moechtar telah dilamar orang lain.
 
“Saat itu dia cerita, saya tuh mimpi katanya mimpi kamu tiba-tiba dilamar orang lain” ujar Juliana.
 
Ia bercerita pada saat itu memang ada yang sedang berusaha mendekatinya dan Letkol Inf Wahyudi yang juga mengenal orang itu. Ketika mimpi tersebut muncul membuat Letkol Inf Wahyudi sempat tidak bisa tidur karena terus kepikiran.
 
Masuk ke bulan awal 2022, Juliana berbicara dengan sang calon suami untuk sama-sama mendoakan yang terbaik agar diberi jalan oleh Tuhan. Niat baik dan hati yang tulus berbuah manis, perlahan Juliana mendapatkan hati dari calon mertua.
 
Untuk memantapkan mendapatkan restu dari mertua, akhirnya Juliana pun menemui calon mertuanya ditemani beberapa kerabat.
 
“Akhirnya saya berangkat pagi, ketemu, sore saya langsung pulang. Nah di situ ibu mertua ngomong ‘ternyata beda ya, ternyata seperti ini ya’ nah mulai lah kita ada komunikasi,” tutup Juliana.
 
(Raja Alif Adhi Budoyo)
 
 
 

(ELG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *