Selesai Vaksinasi Dijamu Santap Siang, Sumedang Capai 50 Persen

Avatar

SUMEDANG – Hampir lima ratus warga sekitar Pemancingan Balong Hardi Sumedang (BHS), mengikuti vaksinasi dosis kedua di kompleks BHS, Rabu (29/9/2021).

Ini untuk yang keempat kalinya BHS menggelar vaksinasi massal bagi warga sekitar dan karyawannya.

Pada vaksinasi kali ini terdaftar 478 warga yang menerima vaksin. Sementara untuk dosis pertama tersedia quota 1000 orang.

Vaksinasi berlangsung sejak pagi. Selesai disuntik vaksin, peserta dijamu santap siang.

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Pemerintah Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, dan Puskesmas Situ.

“Hari ini adalah dua kegiatan besar vaksinasi, yiatu bakti sosial BHS Peduli Gelombang ke III vaksin ke 2 Moderna 478 paket, dan bakti Sosial BHS Peduki Gelombang ke IV Vaksin ke 1 Sinovac untuk 1000 paket,” kata H Ahmad Hardi, pemilik dan pengelola BHS, Rabu (29/9/2021).

Baja juga:  Antisipasi Bencana Alam, Bhabinkamtibmas Kel. Sei Jang Lakukan Sambang Masyarakat

Vaksinasi berlangsung di lobi utama hotel & resto area pemancingan BHS di Jalan Blok Kalapa Dua, Bendungan, Sumedang, Jawa Barat.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Kabupaten Sumedang Iwa Kuswaeri, Selasa (28/9/2021) mengatakan, vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Sumedang, sudah hampir mencapai 50 persen dari target.

Dari total sasaran vaksinasi 923.200 orang, 456.710 orang telah disuntik vaksin Covid-19.

“Dosis satu atau tahap pertama telah mencapai 49,47 persen. Sedangkan dosis kedua, yang telah disuntik vaksin 187.364 orang atau 20,29 persen,” ujar Iwa sebagaimana dikutip media.

Menurut Iwa, total 49,29 persen sasaran yang telah disuntik vaksin tersebut atas tenaga kesehatan 5.323 orang vaksinasi dosis pertama, dan 5.008 dosis kedua.

Baja juga:  Selimut Hangat dari Ketum Bhayangkari untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Bagi petugas publik, pada dosis pertama 103.071 orang, dan dosis kedua 47.913 orang.

Bagi warga lanjut usia, l ada 33.805 orang disuntik vaksin tahap pertama, dan 13.877 orang tahap kedua. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *