
JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memerintahkan seluruh Pangdam memindahkan para prajurit ke daerah asalnya. Apalagi prajurit yang berasal dari Luar Pulau Jawa.
(Baca juga: Sambangi Tanah Minang, Jenderal Dudung Ajak Mahasiswa Berperan sebagai Kontrol Sosial)
Salah satu alasannya karena mantan Pangdam Jaya itu menginginkan para prajuritnya dekat dengan keluarga.
“Makanya saya sudah perintahkan para Pangdam orang-orang yang pindah dari Ambon, Sulawesi dan Papua balikin lagi deh ke sana. Sehingga mereka bisa kumpul dengan keluarganya,” tutur Dudung saat memberikan pengarahan di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur.
(Baca juga: Bikin Baper Jenderal Dudung, Mantan Tukang Gorengan Cium Kaki Ibu Usai Lulus Pendidikan TNI AD)
Alasan lainnya terkait dengan kesejahteraan prajurit. Dudung pun mengungkap bahwasanya prajurit Kodam Jaya yang berasal dari daerah harus merogoh kocek cukup dalam untuk hidup di wilayah Jakarta.
“Di Kodam Jaya itu yang bintara dan tamtama ngontrak. Ngontrak itu Rp1,5 juta, mereka itu juga pasti bukan orang punya. Kosan Rp1,5 itu di sini cuma bedeng aja, hanya untuk ngontrak saja belum makan,” tuturnya.
Selain itu, Dudung mengatakan, dalam waktu dekat, prajurit TNI AD akan mendapat empat setelan baju. Sebab, ketika dia baru menjabat sebagai KSAD langsung mendapat laporan bahwa untuk keperluan seragam, prajuritnya harus mengeluarkan uang pribadi.













