Ciiee Pamer Nih! Sri Mulyani: Kuatnya Pemulihan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan momentum pemulihan Indonesia yang masih sangat kuat akan memberi daya tahan terhadap ekonomi secara lebih baik. Imbasnya mampu tercipta lapangan kerja baru dan menurunkan angka kemiskinan.
 
“Saat kita momentum pemulihannya masih kuat ini memberikan daya tahan yang cukup baik, tidak hanya sekadar pertumbuhan ekonomi levelnya, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru,” kata Menkeu Sri Mulyani, dalam acara UOB Indonesia Economic Outlook, di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 29 September 2022.
 
Sri Mulyani menuturkan kuatnya momentum pemulihan Indonesia terlihat dari ekonomi yang konstan tumbuh di atas lima persen sepanjang semester I-2022, bahkan diprediksi bertahan di kuartal III.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Joko Widodo, kata Sri Mulyani, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2022 akan berada di level antara 5,4 persen sampai enam persen. Hal tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa di tengah pandemi yang belum berakhir dan bahkan banyak negara di dunia juga belum sepenuhnya pulih.

Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pun akhirnya menjadi sedikit dari negara di dunia yang pada semester II-2021 telah mampu melewati prapandemi level yaitu 1,9 persen dan tahun ini akan lebih tinggi yakni di atas tujuh persen.
 
“Hanya tiga negara yang lebih tinggi dari kita dan kalau kita lihat dari seluruh negara G20 atau ASEAN 6, kita termasuk yang memiliki performance pemulihan relatif cepat dan kuat,” ujar Sri Mulyani.
 
Ia menegaskan arah pemulihan Indonesia yang sudah sangat baik ini harus dipertahankan melalui kerja sama kebijakan fiskal dan moneter untuk menangani berbagai masalah yang merupakan scarring effect dari pandemi.
 
Masalah itu di antaranya mengenai stabilisasi dan pemulihan ekonomi, pertumbuhan ekonomi, normalisasi, hingga terkait pelaku mikro seiring Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masuk sampai ke level rumah tangga.
 
“APBN menjadi shock absorber, shock-nya sebetulnya sangat dalam tapi masyarakat, Anda semua masih bisa duduk di sini, menikmati listrik, menikmati AC, keluar masih makan, jalan di luar masih macet,” pungkas Sri Mulyani.
 

(ABD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *