
“Saya kan tidak bisa mengusulkan, yang menentukan itu partai politik. Soal capres-cawapres itu keputusan dari partai politik, siapa pun di tingkat ini harus siap, siapa pun harus siap,” ujar Sandiaga di sela kegiatan World Conference on Creative Economy (WCCE) di Bali, dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis, 6 Oktober 2022.
Sandiaga dinilai cukup dekat dengan sejumlah partai politik (parpol). Menurut dia, kedekatannya itu biasa dan bagian dari silaturahmi politik.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
“Sekali lagi saya sampaikan bahwa silahturahmi di politik itu sangat penting. Saya sangat dekat dengan teman-teman yang ada di politik karena kita selalu melakukan kolaborasi,” ujar Sandiaga.
Ia mencontohkan di Komisi X DPR yang menjadi salah satu mitra Kemenparekraf, pimpinannya berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sandiaga pernah didukung PKS saat Pilgub DKI 2017 dan Pilpres 2019.
“Jadi saya harap ikatan ini terus kita pupuk, dan kerja sama. Tapi dengan teman-teman parpol lain kita tetap bersilahturahmi,” kata Sandiaga.
Sandiaga juga menegaskan selalu berkomunikasi intensif dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ia menyadari saat ini merupakan kader Gerindra dan ditugaskan untuk membantu pemerintahan.
Sandiaga menyebut komunikasi dirinya dengan PKS dan Gerindra lancar dan terus berlangsung. Ia mengaku selalu bertemu dengan rekanan di partai politik dalam pekerjaannya di Kemenparekraf.
Sandiaga turut menjawab isu yang menyebutkan dirinya harus mundur sebagai Menparekraf di 2023 karena kemungkinan menjadi kandidat capres atau cawapres dalam Pilpres 2024. Sandiaga mengaku baru mengetahui isu tersebut.
“Belum ada arahan saya mundur di Maret 2023. Tapi saya ini kan pembantu Presiden, ya kapan saja harus siap, besok juga siap,” ungkap dia.
Sandiaga Uno mengaku masih fokus pada tugasnya untuk membenahi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Fokus ini penting untuk mendorong percepatan pemulihan dan kebangkitan yang lebih kuat.
“Saya akan komit per hari ini karena itu arahan kepada saya waktu dilantik, disumpah untuk menyelesaikan tugas saya. Jika arahan itu berubah saya akan mengikuti apa pun yang disiapkan pimpinan,” tutur Sandiaga.
(AGA)













