Usai Libas UEA, Pelatih Malaysia U-16 Sesumbar Kalahkan Timnas Indonesia U-16

Malaysia tebar ancaman ke Timnas Indonesia U-16.

Pelatih timnas Malaysia U-16 Osmera bin Omaro memberikan keterangan kepada pewarta usai skuadnya bermain imbang dengan skor 2-2 dengan Australia pada laga terakhir Grup C Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (8/8/2022). (Antara/Michael Siahaan)

Bolatimes.com – Pelatih Malaysia U-16 Osmera bin Omaro menegaskan timnya mengincar kemenangan atas Timnas Indonesia U-16 pada laga pamungkas Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.

Malaysia dijadwalkan berhadapan dengan Timnas Indonesia U-16 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (9/10/2022) malam WIB. Itu akan menjadi duel penentuan.

Menaklukkan tuan rumah memang menjadi satu-satunya cara Malaysia untuk melaju langsung ke Piala Asia U-17 2023.

Hal itu karena Malaysia kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Adapun Indonesia berstatus pemuncak klasemen setelah mengoleksi sembilan poin dari tiga laga.

Osmera bin Omaro mengakui Timnas Indonesia U-16 besutan Bima Sakti merupakan lawan yang berat di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.

“Indonesia tim bagus dan memiliki motivasi tinggi. Namun, bola itu bundar,” ujar pelatih timnas U-17 Malaysia Osmera bin Omaro Jumat (7/10) usai laga lawan UEA.

Sejauh ini Timnas Indonesia U-16 telah memenangkan tiga laga yang dilalui. Sementara, pada jumlah laga serupa, Malaysia menang dua kali dan sekali imbang. Satu-satunya hasil seri itu, secara mengejutkan, diperoleh ketika mereka berhadapan dengan Guam.

Selain itu, Indonesia datang ke Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 seusai menjadi juara di Piala AFF U-16 2022. Ketika Indonesia mengangkat trofi juara turnamen itu, Malaysia gagal melaju dari fase grup.

Staf pelatih Timnas Malaysia U-16 pun terus memantau penampilan Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 mulai pertandingan pertama.

Upaya itu terbantu kebijakan PSSI yang menayangkan seluruh laga timnas U-17 Indonesia di stasiun televisi swasta dan layanan menonton daring.

“Jadi kami bisa melihat Indonesia di internet,” tutur Osmera.

(Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *