Psikolog Ungkap Alasan Remaja Putuskan Bunuh Diri

Jakarta: Kasus bunuh diri pada orang dewasa dan remaja terus terjadi akhir-akhir ini. Terbaru, mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) mengakhiri hidupnya. 
 
Psikolog anak dan remaja, Farida Aini, mengungkap alasan remaja bunuh diri. Pada kasus mahasiswa UGM itu, dia menyebut korban memiliki tingkat depresi tinggi.
 
Dari berapa pemberitaan dan kesaksian, dia menduga depresi hadir atas masalah yang dihadapinya. Namun, dia tak bisa menceritakan masalahnya.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sayangnya, ketidakterbukaan ini sudah sampai pada titik dipendam sendiri dan sudah sampai pada titik klimaks,” kata Farida kepada Medcom.id, Senin, 10 Oktober 2022.
 
Farida menyebut korban memiliki kecenderungan sebagai orang tertutup. Sikap penyendiri itu memupuk stress.
 
Dia mengatakan dari segi usia, korban sangat rentan. Usia mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM itu masih 18 tahun yang banyak mengalami konflik dengan diri sendiri, orang tua, atau mungkin perasaan.
 
“Usianya juga baru 18 tahun ya semester satu, ini kan masa remaja yang penuh storm and stress,” tutur dia.
 
Farida menilai korban tidak bisa mengimbangai gejolak remajanya. Sayangnya, korban tak tahu cara menyelesaikan masalah tersebut.
 
“Jadi, korban ini keliatannya tidak bisa mengimbangi gejolak remaja yang ada dan masih masa mencari, tapi sayangnya tidak tahu begitu ke mana mencari dan mencertiakan hal tersebut,” tutur dia.
 

 

(REN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *