Kecewa dengan Lesti Kejora, Ketua Komnas PA: Dia Mengalami Perbudakan karena Cinta

Arist Sitrat menyebut Lesti Kejora sebagai sosok bucin atau budak cinta.

Yohanes Endra | Rosiana Chozanah

Minggu, 16 Oktober 2022 | 15:07 WIB

Matamata.com – Arist Merdeka Sirait mengutarakan rasa kecewanya pada Lesti Kejora. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyayangkan keputusan Lesti Kejora dalam mencabut laporan tindak KDRT yang dilakukan Rizky Billar.

“Atas peristiwa ini, saya merasa kecewa terhadap Lesti Kejora yang sesungguhnya sudah kita berikan apresiasi karena berani speak up,” kata Arist Merdeka, dalam unggahan video di kanal Arist Merdeka Official, Jumat (14/10/2022).

https://www.youtube.com/watch?v=rQHj-Jg2eec

Arist Sitrat pun menyebut Lesti Kejora sebagai sosok ‘bucin’ atau budak cinta. Terlebih dengan semua KDRT yang diterimanya selama berumah tangga.

“Lesti Kejora masih tetap bucin dengan Rizky Billar. Sungguh mengecewakan komunitas di antara Lesti Kejora yang selama ini memberi dukungan,” lanjutnya.

Menurutnya, kata bucin mengandung unsur ‘perbudakan’ yang benar-benar terjadi.

Lesti Kejora bersama ayahnya Endang Mulyana. (MataMata.com/Oke Atmaja)
Lesti Kejora bersama ayahnya Endang Mulyana. (MataMata.com/Oke Atmaja)

“Itu artinya bahwa sebelum peristiwa (KDRT) dilaporkan, Lesti Kejora sudah mengalami perbudakan hanya karena cinta,” imbuhnya.

Arist Merdeka juga menyebut bahwa pencabutan laporan oleh Lesti Kejora ini menganggu gerakan penegakan hukum terhadap anti KDRT.

“Sekali lagi, kami kecewa dengan yang dilakukan Lesti Kejora, sekalipun itu merupakan hak dari Lesti Kejora,” tambahnya.

Lebih dari itu, ia meminta kepada pihak kepolisian untuk berlaku adil dalam menangani setiap kasus KDRT, tidak hanya pada kalangan artis saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *