Inilah Panduan MPLS PAUD-SMA, Kemendikbud Tekankan Agenda Antikekerasan

SOERATKABAR.COM, Jakarta – Sebagian satuan pendidikan mulai melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) 2024/2025.

Sebagaimana Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru, dalam MPLS perlu dilakukan kegiatan yang sifatnya edukatif dan kreatif dalam rangka mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang aman, ramah anak, serta nyaman untuk peserta didik.

Pada MPLS jenjang PAUD hingga SMA, terdapat agenda antikekerasan. Kemendikbudristek telah memberikan panduan sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) saat pelaksanaan MPLS supaya mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, serta aman bagi semua melalui materi yang sederhana dan efektif.

Panduan Aktivitas MPLS
Berdasarkan panduan MPLS dari Kemendikbudristek, berikut ini panduan kegiatan MPLS dari jenjang PAUD sampai SMA:

PAUD
1. Ice breaking: 10 menit
2. Mengajak orang tua menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, serta aman untuk semua: 25 menit
3. Mengajak siswa untuk menonton bersama film pendek pencegahan kekerasan: 20 menit
4. Mengajak peserta didik mengenali emosi diri dengan aktivitas Roda dan Perasaan: 15 menit
5. Melakukan deklarasi antikekerasan: 20 menit

Sebagai catatan, setiap aktivitas dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan menyesuaikan program MPLS yang telah disiapkan oleh sekolah. Setiap aktivitas juga bisa dimanfaatkan oleh bapak/ibu guru untuk proses belajar mengajar di kelas.

SD
1. Ice breaking: 10 menit
2. Mengajak siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, serta aman untuk semua: 25 menit
3. Mengajak siswa untuk menonton bareng film pendek pencegahan kekerasan: 20 menit
4. Memainkan permainan Boleh dan Tidak Boleh: 5 menit
5. Mengajak siswa mengenali emosi diri dengan Roda dan Catatan Perasaan: 15 menit
6. Memasang poster bentuk-bentuk kekerasan: 15 menit

SMP dan SMA
1. Ice breaking: 10 menit
2. Mengajak siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, dan aman untuk semua: 25 menit
3. Mengajak siswa untuk menonton bersama film pendek pencegahan kekerasan: 20 menit
4. Memainkan permainan Mitos dan Fakta: 5 menit
5. Mengembangkan komitmen serta harapan melalui Kotak Harapan: 15 menit
6. Memasang poster bentuk-bentuk kekerasan di sekolah: 15 menit
7. Melakukan deklarasi antikekerasan: 30 menit
8. Menyebarkan aksi melalui media sosial: 15 menit (dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *