Antisipasi Bentrokan, Polda Metro Jaya Bentuk Tim Antitawuran Manggarai

Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran membentuk tim antitawuran untuk merangkul pelaku, khususnya mereka yang kerap terlibat bentrokan di Manggarai, Jakarta Selatan. Fadil berharap tim tersebut menjadi gerakan akar rumput. 
 
“Harapan saya ini bukan hanya sekedar rompi, karena kita ya Pak Ade Ary (Kapolres Metro Jakarta Selatan), saya ingatkan betul dari awal kita bukan mau seremonial kita mau ini betul-betul gerakan dari akar rumput yang sifatnya substansial,” kata Fadil dikutip dari Antara, Rabu, 12 Oktober 2022.
 
Fadil mengatakan tim tidak fokus menangkap, namun merangkul warga yang terlibat tawuran untuk diberikan pembinaan. Menurut dia, pelibatan tim sangat penting sebagai upaya pencegahan sekaligus mitigasi.
 

“Kami tidak bisa bergerak sendiri, tawuran ini bisa diselesaikan dengan bergerak bersama seperti jalan bareng, nongkrong, bicara bareng kalau perlu kita buatin film inspirasi,” tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembentukan tim bersamaan dengan kunjungan Fadil ke kawasan Manggarai. Polres Metro Jakarta Selatan telah mendirikan pos pantau, tim anti tawuran, hingga patroli dialogis untuk meminimalisir bentrokan antarwarga.
 
Tim anti tawuran terdiri atas perwakilan 10 orang dari 12 RW yang berada di bawah pembinaan babinsa, babinkamtibmas, dan kelurahan. Sejumlah kamera tersembunyi (CCTV) akan diaktifkan untuk memperketat pengawasan mencegah tawuran.
 

(ADN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *